Berikan Dua Contoh Keuntungan Menggunakan Biogas, Teknologi Sederhana yang Bisa Dilakukan Semua Orang!

Salah satu sumber energi yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif adalah biogas. Selain menjelaskan tentang apa itu biogas secara general, artikel ini akan berusaha untuk berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas.

Istilah biogas ini sudah bukan hal baru lagi di tengah-tengah masyarakat, hanya saja belum banyak orang yang menyadari akan kehadiran biogas secara sepenuhnya.

Artikel ini memang bertujuan untuk berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas, namun jangan sampai kamu tidak punya pengetahuan dasar tentang biogas ya!

Oleh karena itu, sebelum berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas, artikel ini akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu biogas, perkembangannya di Indonesia, komponen atau alat yang digunakan, cara kerja, hingga manfaatnya.

Baca juga: Berikan Dua Alasan Biogas Dapat Dijadikan Energi Alternatif, Teknologi Ramah Lingkungan yang Multifungsi

Mengenal Apa yang Dimaksud dengan Biogas

Rasanya tidak pas jika artikel ini langsung berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas tanpa tahu apa itu biogas dan informasi penting lainnya. Oleh karena itu, mari simak penjelasan di bawah ini mengenai biogas!

Biogas adalah sebutan bagi jenis bahan bakar alami yang berasal dari alam atau organik. Biogas dapat diproduksi secara individu maupun kelompok, baik skala kecil maupun besar, karena bahan yang digunakan berupa kotoran hewan ternak atau limbah rumah tangga.

Biogas tidak memerlukan bahan kimia yang bisa merusak lingkungan sekitar. Justru ia berperan penting dalam mengurangi limbah kotoran yang dihasilkan oleh hewan dan sayur-sayuran sisa konsumsi dan limbah domestik lainnya.

Jenis hewan yang kotorannya sering dimanfaatkan sebagai biogas adalah sapi. Kotoran dari sapi tersebut dikumpulkan untuk dikonversi menjadi bahan bakar organik.

Limbah dari kotoran hewan maupun limbah domestik ini mengandung gas metana dan karbondioksida yang mana merupakan komponen utama yang dapat membentuk energi biogas.

Biogas sangat ramah terhadap lingkungan dan sekaligus dapat menjawab keresahan para ahli soal energi alternatif yang dapat dimanfaatkan di tengah krisis energi. Manfaat lingkungan ini juga berkaitan dengan tujuan dari artikel ini mengenai berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas.

Perkembangan Biogas di Indonesia

Perkembangan biogas di Indonesia sudah dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang dapat menggantikan gas LPG. Meskipun demikian, ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan sekaligus tantangan terbesar dalam proses perkembangan biogas di Indonesia. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Diperlukan akses pendanaan
  2. Teknologi yang mendukung
  3. Koordinasi dalam proses pengembangan
  4. Dibutuhkan tata kelola yang baik
  5. Harus ada investasi dan kebijakan yang mendukung

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang bertugas dalam pengembangan biogas di Indonesia mengatakan kalau pemanfaatannya belum maksimal karena beberapa tantangan di atas yang belum dapat teratasi. Namun, pihak kementerian meyakini bahwa pada tahun 2025 mendatang mereka akan mampu menciptakan energi biogas sebanyak 5,5 GW.

Optimisme tersebut tidak diucapkan begitu saja tanpa alasan yang jelas. Hingga saat ini, Kementerian ESDM berhasil mencatat sejumlah rumah tangga yang berhasil memproduksi biogas, yaitu sebanyak 47.505 unit dan dapat menghasilkan energi biogas sebesar 75.044,2 m3 per hari.

Kompenen Pembuatan Biogas

Menciptakan energi biogas harus dilengkapi dengan instalasi khusus, yaitu digester atau tangki kedap udara yang mampu menampung kotoran hewan ternak dan mengubahnya menjadi gas.

Instalasi biogas menurut bahan pembuatannya dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Digester Permanen

Tangki kedap udara yang sifatnya permanen ini terbuat dari bahan batu bara dan semen. Disebut sebagai permanen karena memang tidak bisa dipindah-pindah posisinya.

Kelebihan dari digester atau tangki permanen ini adalah bisa tahan lama atau sekitar 20 tahunan karena tingkat kekokohannya jauh lebih tinggi daripada yang nonpermanen.

Selain itu, tangki permanen juga tahan terhadap curah hujan yang tinggi, perawatannya cenderung mudah dan gampang dipakai serta lebih efisien.

Namun kekurangannya tidak lain adalah tidak bisa dipindah dan membutuhkan pembangunan yang teliti, yaitu tidak boleh ada lubang karena tangkinya harus benar-benar kedap udara. Kekurangan lainnya adalah butuh biaya konstruksi yang mahal.

  1. Digester Tidak Permanen

Berbeda dengan tangki permanen, jenis nonpermanen ini berasal dari alat-alat sederhana yang murah meriah. Bahan yang digunakan adalah plastik atau fiber.

Meskipun demikian, kekurangan dari tangki nonpermanen ini terletak pada kapasitasnya yang kecil, mudah hancur alias tidak tahan lama, dan perawatannya akan jauh lebih merepotkan.

Cara Kerja Biogas

Pembuatan biogas memiliki cara kerja yang sangat alami. Kita dapat mencampurkan kotoran sapi maupun limbah rumah tangga seperti sayuran dan mengumpulkannya ke dalam tangki kedap udara.

Dalam tangki kedap udara tersebut, limbah akan difermentasi oleh bakteri anaerob dan menghasilkan gas metana serta karbondioksida. Bakteri anaerob adalah jenis bakteri yang dapat bekerja tanpa terkena paparan oksigen dan mampu memecah rantai pada limbah kemudian menjadikannya energi gas.

Gas tersebut kemudian akan berkumpul di dalam tangki dan akan tersalurkan lewat pipa khusus yang tehubung ke rumah. Gas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai gas untuk memasak maupun guna menyalakan lampu petromaks.

Berikan Dua Contoh Keuntungan Menggunakan Biogas

Setelah mengetahui tentang apa itu biogas, komponen, dan cara kerjanya. Inilah saat yang tepat untuk berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas.

Penjelasan mengenai berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas ini akan dimulai terlebih dahulu dengan penjabaran beberapa manfaat menggunakan biogas, dan memberikan contoh nyatanya dalam kehidupan sehari-hari.

Pemaparan ini bertujuan agar artikel ini mampu berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas dengan sangat rinci dan mampu dimengerti oleh semua orang. Berikut contoh keuntungannya:

  1. Ramah Lingkungan

Krisis lingkungan yang ditandai dengan terjadinya penurunan kualitas lingkungan tidak dapat terelakkan lagi dan telah menjadi momok paling menakutkan bagi keberlangsungan hidup manusia.

Sementara itu, energi biogas hadir sebagai bagian dari solusi krisis lingkungan dan krisis energi. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatannya yang tidak melibatkan bahan kimia dan alat yang digunakan juga cukup sederhana.

Contohnya, dengan beralih menggunakan biogas akan mengurangi produksi bahan bakar minyak yang proses produksinya merugikan lingkungan.

  1. Hemat Biaya

Selain baik untuk keberlangsungan lingkungan, menggunakan energi biogas juga dapat menghemat biaya pengeluaran terutama untuk konsumsi rumah tangga.

Misalnya, keperluan memasak yang biasanya menggunakan gas LPG ukuran 12 kilogram dengan harga 200.000-270.000 per tabung dapat diganti menggunakan energi biogas.

Pembuatan biogas sederhana pun tidak membutuhkan biaya yang mahal dan dapat digunakan secara terus-menerus sehingga dapat menghemat biaya pengeluaran untuk keperluan gas.

Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Air Menggerakkan Turbin dengan Energi Apa?

Demikian penjelasan akhir dari artikel ini yang berusaha untuk berikan dua contoh keuntungan menggunakan biogas dalam kehidupan sehari-hari. Informasi ini termasuk ke dalam pengetahuan dasar yang wajib diketahui oleh semua orang, terutama para konsumen gas LPG yang ingin berkontribusi dalam penyelamatan lingkungan dan ingin berhemat biaya pengeluaran.

Originally posted 2023-05-11 14:30:02.