Pengertian Pembangkit Listrik dan Jenis-jenis Pembangkit Listrik yang Banyak Digunakan

Kebutuhan akan energi semakin pesat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk yang diikuti juga dengan peningkatan jumlah permintaan energi. Permintaan energi khususnya kebutuhan akan listrik begitu tinggi hingga diperlukan banyak pembangkit untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Lalu sebelum masuk lebih jauh mengenai jenis-jenis pembangkit listrik yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik sebetulnya apa itu pembangkit listrik?. Berikut ini merupakan ulasan tentang pengertian pembangkit listrik dan beberapa jenis pembangkit listrik yang banyak digunakan.

Baca juga: Mengetahui Apa Akibatnya Jika Tidak Ada Energi Alternatif?

Pengertian Pembangkit Listrik

Pembangkit listrik merupakan suatu peralatan yang memproduksi listrik. Produksi energi listrik tersebut dihasilkan dengan cara mengubah suatu energi tertentu yang dipakai sebagai bahan baku penggerak suatu pembangkit menjadi listrik.

Pada pembangkit listrik, generator merupakan tonggak utama sebagai pengubah energi mekanis yang didapatkan dari bahan baku sebelumnya menjadi listrik. Prinsip kerja generator sendiri menggunakan prinsip kerja medan magnet dalam menghantarkan listrik.

Baca juga: Pengertian, Contoh dan Manfaat Energi Terbarukan Bagi Kehidupan

Jenis-jenis Pembangkit Listrik

Setelah mengetahui apa itu pembangkit listrik dan bagaimana pembangkit listrik tersebut bekerja, berikut ini merupakan jenis-jenis pembangkit listrik yang banyak digunakan.

1. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) adalah jenis pertama dari pembangkit listrik. PLTD merupakan pembangkit listrik yang digerakan oleh energi dari bahan bakar solar dan memerlukan biaya operasional tinggi serta tidak ramah lingkungan.

2. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Jenis-jenis pembangkit listrik yang kedua adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). PLTA menggunakan derasnya aliran air agar bisa menghasilkan listrik melalui pergerakan turbin pada generator.

Jenis pembangkit ini sangat bergantung pada seberapa banyak air yang mengalir dan menggerakkan turbin. Ini merupakan salah satu penghasil energi listrik bersifat renewable energi atau energi yang dapat diperbarui.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB)

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakan jenis pembangkit yang lebih dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga angin. Pembangkit listrik jenis ini menggunakan kincir angin raksasa sebagai media utama menghasilkan listrik.

Generator digerakan oleh angin melalui baling-baling raksasa. Jenis pembangkit ini termasuk sebagai salah satu energi terbarukan. Sekedar informasi terdapat beberapa negara yang banyak menggunakan PLTB yaitu Amerika Serikat, Austria bahkan Swiss juga menggunakan energi ramah lingkungan ini.

4. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah jenis-jenis pembangkit listrik selanjutnya. Jenis ini menggunakan bahan bakar uap sebagai sumber utama penggerak generator. Pembangkit jenis ini masih belum sepenuhnya layak disebut ramah lingkungan, ini karena uap yang dihasilkan sangat berbahaya bila terhirup oleh manusia.

5. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah jenis-jenis pembangkit listrik selanjutnya yang juga tergolong sebagai energi  ramah lingkungan dan efektif. Pembangkit jenis ini digerakkan oleh cahaya matahari.

Dengan penggunaan panel surya, cahaya matahari akan ditangkap dan ditampung, selanjutnya dari energi matahari tersebut barulah diolah menjadi energi listrik.

6. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)

Jenis-jenis pembangkit listrik selanjutnya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Jenis ini menggunakan energi panas bumi yang ditangkap dan akan dijadikan uap dan selanjutnya akan menggerakan generator.

7. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

Berikutnya ada PLTG atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas yang digerakkan oleh bahan bakar fosil yaitu gas. Menggunakan gas dan bahan bakar fosil lainnya yang dibakar selanjutnya hasil pembakaran tersebut disaring dan kemudian disalurkan menuju ke generator agar generator dapat bergerak dan menghasilkan listrik.

8. Pembangkit Listrik tenaga Nuklir (PLTN)

power station 374097 1920Sumber : Pixabay @Stevepb

Jenis-jenis pembangkit listrik selanjutnya adalah PLTN yang merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Jenis ini memanfaatkan satu reaksi pembelahan inti uranium yang diproses dalam reaktor nuklir. Hasil panas yang dihasilkan akan diproses menjadi uap dan akan menggerakan generator.

9. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

PLTSa atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah adalah jenis-jenis pembangkit listrik selanjutnya. Pembangkit jenis ini menggunakan sampah sebagai media utama untuk menggerakan generator.

 

10. Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU)

Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) adalah kombinasi atau penggabungan PLTG dengan PLTU. Jenis-jenis pembangkit listrik ini memanfaatkan gas buang dengan suhu tinggi dari PLTG sebagai energi yang akan menggerakan turbin generator.

11. Jenis-jenis Pembangkit Listrik Lainnya

Pada  dasarnya jenis-jenis pembangkit listrik tidak hanya terdiri atas 10 pembangkit listrik seperti pada penjelasan sebelumnya saja, ada banyak pembangkit listrik lain yang digunakan.

Pembangkit listrik lainnya dapat berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut, Pembangkit Listrik Tenaga Ombak dan lainnya.

Demikianlah penjelasan mengenai pembangkit listrik yang merupakan suatu alat untuk dapat mengubah satu energi menjadi energi listrik dengan media utama generator. Terdapat banyak jenis pembangkit listrik yang digunakan mulai dari PLTD, PLTMG, PLTA, PLTB, PLTU dan berbagai jenis lainnya.

Ikuti terus update informasi dari www.sentir.id.

Originally posted 2023-03-08 07:57:38.