Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro: Definisi, Prinsip Kerja, Komponen, Manfaat dan Kekurangannya

Mari kenalan lebih jauh dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Jenis pembangkit yang satu ini memang tidak banyak diketahui oleh masyarakat dan cenderung berproses dalam senyap, namun ternyata ada banyak informasi penting yang harus dibedah bersama-sama.

Dalam upaya mengetahui apa itu Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, artikel ini akan menjelaskan secara lengkap mulai dari definisi, cara kerja, komponen, hingga manfaat yang akan masyarakat dapatkan dengan mengembangkan jenis pembangkit ini.

Definisi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH adalah salah satu jenis pembangkit listrik yang berasal dari tenaga air. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro ini sudah dikembangkan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

Menurut penggunaan istilahnya, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro ini biasanya digunakan untuk jenis pembangkit yang menghasilkan energi listrik atau output di bawah 500 KW.

Pada dasarnya, semua jenis pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi dari air dapat dikategorikan Mikrohidro apabila jumlah energi listrik yang dihasilkan berada di bawah 200 KW dan biasanya cocok digunakan di daerah-daerah terpencil.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro hingga saat ini belum dilakukan secara masal, namun terbatas dalam ruang lingkup tertentu saja seperti komunitas lokal.

Meskipun istilah Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH tidak cukup populer di kalangan masyarakat terutama para investor, ada banyak sekali keuntungan dengan mengembangkan pembangkit ini.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Teknologi Ramah Lingkungan, Sebuah Cara untuk Melindungi Ekosistem dari Kerusakan

Prinsip Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro memiliki cara kerja yang tidak sama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Meskipun keduanya menggunakan sumber energi yang sama, prosesnya tidaklah sama.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro tidak memerlukan bahan bakar apapun selain memasukkan energi primer, yaitu aliran massa air dengan cara memanfaatkan energi potensialnya yang diambil dari jarak ketinggian tertentu.

Artinya, jumlah air yang digunakan tidak akan berkurang karena hanya energinya saja yang dimanfaatkan sebagai sumber energi kelistrikan.

Adapun ketinggian yang dibutuhkan untuk menghasilkan listrik dari Mikrohidro ini adalah sekitar 2,5 meter dan mampu menciptakan energi listrik sebesar 400 watt.

Komponen Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro menggunakan teknologi yang sederhana. Dengan demikian, komponen yang digunakan pun tidak serumit jenis pembangkit lainnya.

Berbeda dengan PLTA yang menggunakan banyak sekali komponen penunjang, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro ini hanya cukup dengan tiga komponen utama. Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Air

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro merupakan jenis pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air dalam skala kecil. Tenaga penggeraknya pun bisa dari saluran irigasi, air terjun, sungai, dan lainnya.

Mikrohidro mendapatkan sumber energi dari aliran air yang mempunyai perbedaan ketinggian atau energi potensial jatuhan air. Asumsi utamanya adalah semakin tinggi jatuhan airnya maka semakin besar energi yang didapatkan untuk dikonversi menjadi energi listrik.

  1. Turbin

Turbin merupakan mesin penggerak yang berfungsi untuk menghasilkan energi listrik. Aliran air yang didapatkan dari energi alam akan mampu menggerakkan turbin dan menghasilkan energi potensial.

Alat ini sangat penting dalam proses pembuatan energi listrik karena fungsinya dapat menangkap energi mekanik dari air dan meneruskannya ke generator.

  1. Generator

Generator listrik ini digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari energi mekanik yang diberikan oleh turbin. Dengan kata lain, alat ini yang bertugas dalam mengubah energi mekanik atau energi potensial air menjadi energi listrik.

Generator memiliki dua jenis, yaitu arus satu arah atau Direct Current dan arus bolak-balik atau Alternating Current. Jenis generator yang biasa digunakan oleh penyedia layanan listrik agar dapat membagi energi energi listriknya adalah jenis arus yang bolak-balik.

Manfaat Mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Ada banyak sekali manfaat yang akan masyarakat dapatkan ketika mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mendukung Penggunaan Energi Terbarukan

Teknologi yang digunakan dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro adalah menggunakan alat sederhana dan cenderung aman bagi lingkungan.

Selain itu, sumber energi yang digunakan tidak lain adalah tenaga air, yang mana termasuk ke dalam salah satu jenis sumber energi terbarukan. Tak hanya itu saja, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro ini juga dapat beroperasi selama 15 tahun.

Lamanya usia pembangkit listrik ini menunjukkan bahwa proses pengembangannya tidak akan memakan biaya perawatan yang mahal karena pengoperasiannya sangat murah.

Hal ini didukung pula oleh sistem atau teknologinya yang sangat sederhana sehingga mudah untuk digunakan.

  1. Menghemat BBM

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa BBM atau Bahan Bakar Minyak mengalami krisis dalam penyediaannya. Hal ini tidak lain disebabkan oleh sumber energi yang digunakan bukan berasal dari energi terbarukan.

Sementara itu, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro sudah jelas menggunakan energi terbarukan. Oleh karenanya, menggunakan jenis pembangkit ini akan menjamin ketersediaan sumber energi listrik sebagai solusi alternatif.

Menurut keterangan para ahli, setiap 1 MW listrik yang diproduksi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dapat menghemat sebesar 10 Miliar/tahun.

Manfaat ini tentunya sangat menjanjikan mengingat harga BBM yang semakin meningkat setiap tahunnya.

  1. Mendorong Pemberdayaan Masyarakat Desa

Manfaat yang tidak kalah menarik dari pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro adalah dapat sekaligus mendorong terciptanya pemberdayaan masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat yang dimaksud ini adalah kontribusi atau partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri dalam membangun dan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro.

Dengan mendorong partisipasi masyarakat, terutama pada komunitas lokal atau pedesaan, kita dapat membangun listrik secara mandiri dan mampu menghasilkan secara ekonomi.

Potensi terciptanya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di pedesaan dapat menjadi salah satu sarana ekonomi masyarakat dalam mendapatkan penghasilan sebab dapat mengelola pembangkit listrik secara mandiri dan bisa menjualnya ke PLN.

Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Surya: Definisi, Cara Kerja, Komponen, dan Manfaatnya dalam Teknologi Berkelanjutan

Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

Disamping manfaat atau kelebihannya, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro juga memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Butuh Waktu Lama

Persiapan yang dibutuhkan dapat memakan waktu yang cukup lama untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Hal ini disebabkan oleh banyaknya alat yang harus dibuat.

Tentunya, jika hanya ingin menghasilkan energi listrik untuk satu rumah akan sangat cukup dengan teknologi sederhana, namun beda ceritanya jika ingin menerangi seluruh desa.

Artinya, proses persiapan proyeknya tidak akan sebentar sehingga dapat menjadi salah satu kekurangannya.

  1. Tergantung Iklim

Kekurangan berikutnya adalah terlalu bergantung pada iklim atau curah hujan. Ketergantungan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro terhadap aliran air memang sudah tidak terelakkan mengingat air adalah sumber utama dalam jenis pembangkit ini.

Oleh karena itu, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro tidak dapat bekerja secara maksimal jika iklim atau cuacanya tidak mendukung.

  1. Butuh Komponen-Komponen Besar

Meskipun di awal sudah dijelaskan bahwa cukup dengan tiga komponen utama, seperti air, turbin, dan generator. Faktanya, kita tetap membutuhkan komponen besar lainnya agar hasil yang didapatkan maksimal.

Komponen besar yang dimaksud adalah dam atau bendungan, bak pengendap, saluran pembawa, dan pipa pesat.

Demikian informasi mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebagai salah satu sumber energi kelistrikan yang berasal dari energi terbarukan.

Originally posted 2023-05-09 03:30:08.