Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Adalah Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan Yang Kerap Menuai Pro Kontra di Indonesia

Mungkin belum banyak yang tahu jika pembangkit listrik tenaga nuklir adalah jenis pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Yang kebanyakan orang tahu hanya dampak buruk dari limbah PLTN yang bisa merusak lingkungan dan biaya pembangunannya yang besar. Namun, jika tenaga nuklir berada di tangan para ahli yang tepat maka ini akan jadi energi terbarukan yang begitu banyak manfaatnya bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Manfaat Energi Nuklir

Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah sesuatu yang selalu menuai pro kontra di negara kita. Masyarakat kebanyakan khawatir akan resiko besar yang terjadi selama pembangunan PLTN seperti sistem yang rusak sehingga mengakibatkan ledakan hingga masalah limbah nuklir yang melimpah. Namun, tahukah Anda jika energi nuklir memiliki sejumlah manfaat untuk kehidupan manusia seperti di bawah ini?

  • Sumber Energi Listrik

Sebanyak lebih dari 50 negara sudah membangun PLTN untuk bisa memanfaatkan energi nuklir sebagai sumber energi listrik. Lahan yang dibutuhkan untuk membangun PLTN juga tidak perlu terlalu luas dan bisa ditempatkan di pesisir pantai untuk mendukung proses pendinginannya selama tidak mengganggu sumber air minum di suatu wilayah.

  •  Nuklir Membantu Proses NDI

Pendeteksian kerusakan seperti adanya kebocoran pipa atau peralatan lain dalam suatu wilayah industri dapat dibantu oleh nuklir. Non Destructive Investigation (NDI) adalah suatu keharusan agar segala jenis kerusakan dapat segera ditangani. Adanya nuklir memudahkan proses NDI berjalan dengan akurat tanpa harus membuat proses produksi terhenti.

  •  Nuklir Adalah Salah Satu Sumber Energi Alternatif

Energi alternatif sangat dibutuhkan oleh penduduk bumi agar dapat hidup seimbang dan lebih aman karena rendahnya emisi karbon. Energi nuklir merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat dibuat baterai untuk dapat menghasilkan listrik yang bersih dengan emisi karbon rendah. Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah teknologi yang akan menyalurkan energi nuklir supaya proses konversinya berjalan lancar dan terkontrol.

  •  Energi Nuklir Penjaga Kualitas Pangan

Mikroba pembusuk merupakan makhluk yang sangat berbahaya bagi bahan pangan manusia di seluruh dunia. Reaksi inti atom pada energi nuklir dapat menghasilkan sinar gamma yang bisa dipergunakan penjaga kualitas pangan sehingga bahan makanan selalu berada dalam kualitas baik untuk jangka waktu yang lama.

  •  Terapi Radiasi Dengan Energi Nuklir

Dalam bidang kesehatan, energi nuklir sangat penting dalam pendeteksian penyakit berat hingga menjadi sumber utama terapi radiasi untuk kanker. Penelitian demi penelitian dari para ahli nuklir bermanfaat dalam pengembangan teknologi di rumah sakit dan lembaga kesehatan lainnya.

  •  Energi Nuklir Penghasil Tanaman Unggul

Rekayasa genetika pada tanaman bermanfaat dalam menciptakan varietas unggulan untuk kualitas yang lebih baik. Berbagai tanaman sebagai bahan pangan kita seperti kedelai, padi, kacang hijau, gandum, dan sorgum menggunakan energi nuklir untuk memproduksi varietas unggulannya yang lebih kaya nutrisi.

Baca juga: Sumber Energi Pada Mikrohidro Dapat Berasal Dari Seluruh Sumber Air Yang Ada di Indonesia

Indonesia dan Pro Kontra Nuklirnya

pembangkit listrik tenaga nuklir adalah sumber energi terbarukan
Foto: Pixabay @Cosmic Level

 

Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah momok yang cukup menakutkan di negara kita tercinta. Meskipun begitu, Indonesia memiliki 3 reaktor nuklir yang berada di Serpong bernama Siwabessy, di Yogyakarta bernama Kartini, dan di Bandung bernama TRIGA (Training, Research, Isotop Production, and General Atomic) 2000. PLTN di Indonesia memang belum sepenuhnya memanfaatkan energi nuklir dan membangun PLTN seperti negara-negara lain untuk sejumlah alasan sebagai berikut:

1. PLTN terhalang rumitnya masalah sosial politik

Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah tempat dimana berbagai pihak bertemu. Hal ini membutuhkan banyak persetujuan sebelum akhirnya PLTN itu bisa diwujudkan demi pemanfaatannya yang masif. Namun, kerumitan dalam area sosial dan politik ditambah biaya pembangunan yang tinggi membuat pemanfaatan energi nuklir belum bisa maksimal dilakukan.

2. Bahan baku PLTN uranium masih sulit

Melimpahnya tambang uranium di Indonesia tampak seperti dongeng belaka karena nyatanya di lapangan memang belum ada tambang uranium itu.

pembangkit listrik tenaga nuklir adalah
Foto: Pixabay @ WikiImages

3. Biaya pembangunan PLTN cukup tinggi

Kerusakan pada sistem pembangkit listrik tenaga nuklir adalah resiko yang bisa dihadapi para pekerja setiap waktu. Tidak heran jika biaya pembangunan PLTN cukup tinggi.

4. Limbah buangan PLTN cukup banyak

Limbah PLTN memang lebih banyak dibandingkan pembangkit listrik lainnya. Negara kita belum siap dalam mengatasi masalah yang muncul sebagai akibat dari pembuangan limbah yang tidak diolah dengan baik.

5. Masalah kesehatan dan kerusakan lingkungan

Reaktor nuklir bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan kerusakan lingkungan jika tidak dikelola dengan profesional. Masyarakat kita masih sangat khawatir dengan adanya human error dan system error selama berjalannya proses PLTN.

Baca juga: Berapa Kira-kira Harga Panel Surya 900 Watt?

Berita yang mengabarkan jika Indonesia sangat potensial dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir adalah benar adanya karena lahan untuk PLTN tidak terlalu luas dan banyak pesisir pantai yang bisa menjadi lokasinya.

Namun, Indonesia harus siap dengan segala resiko yang bisa muncul sebelum dan sesudah pembangunan PLTN. Meskipun begitu, kita harus tetap optimis dalam menyongsong masa depan bersama energi nuklir yang sangat bermanfaat ini.

Dukung terus web www.sentir.id untuk dapat terus berkembang.

Originally posted 2023-03-04 14:25:05.