Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir? Simak Pembahasan LENGKAPNYA DISINI!

PLTN atau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sangat berguna bagi warga dalam menghasilkan listrik yang diproses dari tenaga nuklir. Bukti nyata kalau PLTN ini sangat bermanfaat, dimana kita bisa lihat dalam pemakaiannya yang banyak dimanfaatkan pada beberapa bidang industri.

Misalnya perindustrian yang seperti pertanian, pertenakan, kesehatan, alat kedokteran dan sterilisasi produk dari farmasi atau apoteker, hidrologi hingga pengawetan terhadap bahan makanan. Namun, pemakaian potensi nuklir dalam pengaplikasikan listrik belum dilakukan dengan cara yang maksimal.

Hal tersebut karena alasan-alasan yang diajukan oleh sebagian warga yang mengenai tentang bahayanya radiasi dari nuklir. Tapi, pada dasarnya tenaga nuklir ini memberikan keuntungan yang besar, karena harganya jauh lebih murah dan aman hingga tidak mudah mencemari lingkungan warga.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Adalah…

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan sumber daya termal yang akan memanfaatkan reaktor nuklir untuk dijadikan sumber panasnya. PLTN sendiri adalah pembangkit daya yang biasanya bekerja dengan cara yang lebih optimal apabila dayanya keluar konstan.

Namun, ketika hari sudah malam reaktor didih air daya akan turun hingga menjadi 1/2. Dayanya mampu menghasilkan satu unit yang sekitaran 12 MWe hingga sampai dengan 1400 MWe. Untuk prinsip kerjanya kelihatan mirip dengan PLTU atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

Baca Juga: Material, Dan Cara Kerja Panel Surya Serta Jenis-jenisnya

PLTU akan memakai uap dengan tekanan yang tinggi dalam pemutaran turbin. Nah putaran turbin tersebut akan diubah hingga jadi energi listrik. Bedanya dari PLTN, dimana penggunaan sumber panasnya diambil dari pemanfaatan uranium.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Secara umum cara kerja dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir adalah dengan memanfaatkan reaktor nuklir yang dijadikan untuk ruang dari pembakaran bahan bakarnya. Reaktor nuklir dipakai dalam penghasilan panas dengan jumlah besar melalui prosesnya dari pemisahan plutonium atau uranium untuk bahan bakar.

Panas dari pemisahan inti atom tersebut akan dimanfaatkan dalam pengubahan air hingga jadi uap panas yang bertekanan tinggi. Uap panasnya akan menggerakkan turbin dan kemudian akan memutarkan generator hingga menghasilkan sumber listrik. Lalu akan diteruskan langsung pada jaringan transmisi.

Pada fisi atom dari inti atom terdapat internal yang menyatukan sub partikel, yakni proton, neutron dan elektron. Jadi, pada saat dibagi, persatuan tersebut akan terpecah hingga melepaskan energi di dalam atom-atom tersebut.

Selanjutnya neutron akan ditembakkan pada atom yang berasal dari kimia besar. Kecepatan tertentu dari partikel kecil dapat menghancurkan atom. Proses yang seperti ini bisa terjadi apabila reaksi eksotermik mengeluarkan energi yang panas.

Energi panas tersebut akan digunakan dalam pemanasan air sehingga menjadi uap, dan inilah yang akan digunakan dalam pemutaran turbin selanjutnya untuk dihasilkan sebagai listrik yang biasanya kita gunakan di keseharian kita.

Kelebihan & Kekurangan PLTN

Nuklir menjadi suatu energi yang memiliki kekuatan tinggi dalam menghasilkan daya listrik. Namun, perlu anda ketahui bahwa PLTN ini memiliki kelebihan dan kekurangannya. Anda dapat menyimak kelebihan dan kekurangannya di pembahasan berikut ini.

Baca Juga: Pembangkit Listrik Tenaga Surya: Definisi, Cara Kerja, Komponen, Dan Manfaatnya Dalam Teknologi Berkelanjutan

Kelebihan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Karena PLTN ini menjadi energi yang memiliki penghasilan sumber daya yang cukup tinggi. Tak heran kalau PLTN ini mempunyai beberapa kelebihan yang belum pernah dimiliki oleh pembangkit listrik jenis lainnya. Berikut ini kelebihan-kelebihannya.

  • PLTN hanya membutuhkan area yang cukup lebar dalam pembangunan pembangkit listrik, artinya tidak membutuhkan kawasan yang luas. Berbeda dengan PLTA, dimana kawasan yang dibutuhkan harus luas.
  • Bukan hanya situ saja, salah satu kelebihannya juga fleksibel. Proses pendinginan dari PLTN ini bisa ditempatkan pada bagian pesisir pantai. Ha tersebut karena kawasan pesisir pantai tersedia air. Penempatannya juga harus tepat sehingga tak mengganggu ketersediaan dari air mineral.
  • Energi yang akan dihasilkan padat, karena intensitas nuklir mempunyai energi yang cukup tinggi. Energi yang padat akan mengurangi kebutuhan dari bahan bakar.
  • Volume sampahnya juga cukup sedikit, akan tetapi limbah yang akan dihasilkan berbentuk radioaktif.
  • Energi nuklir lebih reliable, dikarenakan tak bergantung pada cuaca yang ada.
  • Emisi karbon juga jauh lebih rendah, sebab PLTN tak mengikuti emisi karbon.
  • Tidak tersedia produksi partikel polutan, yang pastinya lingkungan udara akan lebih sehat. Pasalnya, PLTN ini adalah bagian dari pembangkit yang bisa diandalkan untuk anti polutan. Terlihat beda juga dengan thermal fosil dalam berkontribusi untuk meningkatkan polutan di suatu lingkungan yang ada.

Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Apa saja sih kekurangan dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir?  Dibalik beberapa kelebihan yang sudah dijelaskan diatas, ternyata ada juga sebagian besar kekurangan yang perlu diperhatikan. Kekurangan yang dimilikinya akan menimbulkan pro dan kontra apabila diterapkan di Tanah Air.

  • PLTN yang tidak bekerja tidak bisa ditinggalkan dengan begitu saja. Dimana proses dari decomissioning akan membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar sehingga dapat mencegah paparan yang biasanya dihasilkan.
  • Memiliki potensi yang tinggi akan mengakibatkan kecelakaan nuklir. Kecelakaan ini bukanlah sesuatu hal yang biasa-biasa saja. Karena radiasnya bisa merusak setiap bagian-bagian tubuh sehingga berpotensi terhadap beberapa penyakit, misalnya janin tidak bertumbuh dengan baik, leukimia hingga kematian.
  • Apabila ledakan terjadi, akan membutuhkan banyak waktu dalam recovery. Pemulihannya juga bukan hanya untuk area PLTN saja. Hal ini sudah termasuk dengan lingkungan yang terkena paparan radiasi nuklir. Jika benar-benar peristiwa ini terjadi, tentunya kerugian yang ada bukanlah sedikit.
  • Pembuangan dari energi nuklir biasanya akan membutuhkan tempat-tempat yang khusus. Hal ini dikarenakan limbah dari hasil PLTN ini bersifat radioaktif. Yang pastinya ini akan berdampak buruk pada lingkungan, jadi sangat penting untuk melakukan perawatan yang khusus.

Bagaimana Perkembangannya di Indonesia?

Bagaimana perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia? Di ambil dari sumber yang ditemukan, masyarakat akan tetap kaprah terkait hal-hal uranium di Indonesia. Banyak warga yang masih beranggapan kalau Indonesia cukup kaya dengan sumber daya seperti ini.

Pada hal yang sebenarnya, bukti valid terkait hal tersebut belum ada. Bahkan, ada beberapa orang mengatakan kalau selama 125 tahun mendatang data uranium itu dapat digunakan, tapi sayang sekali itu sangatlah salah. PLTN belum terlihat jelas tentang kenapa PLTN jarang sekali dimanfaatkan di Indonesia.

Baca Juga: Komponen Dan Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Standar untuk pembangunan PLTN juga sangat tinggi, mengingat apabila terjadi error atau mungkin kesalahan, maka ini bisa berakibat dengan sangat fatal. Belum juga dengan adanya perbaikan, yang mana dalam perbaikannya akan memakan biaya yang besar.

PLTN seringkali dinilai dalam penghasilan limbah yang lebih banyak daripada jenis-jenis lainnya. Limbah tersebut berdampak pada hal yang buruk untuk kehidupan warga, apalagi di daerah sekitaran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

Limbah PLTN ini harus dipendam kurang lebih selama 100 tahun, dan kemudian akan terurai. Tapi perlu diketahui kalau Indonesia ini belum cukup siap untuk menangani permasalahan limbah yang ada. Tentunya permasalahan tersebut bisa makin bertambah dan kompleks apabila PLTN dijalankan atau beroperasi.

Bisa kita artikan kalau Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) ini menjadi salah satu pembangkit yang memakai nuklir dengan tujuannya agar menjadi lebih aman hingga tidak memberikan pencemaran terhadap lingkungan dan biaya yang murah.

Itulah pembahasan yang mengenai dengan seputaran Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Semoga melaui uraian yang ada diatas ini bisa berguna bagi anda. Terimakasih dan sampai ketemu diartikel berikutnya.

Originally posted 2023-04-16 15:38:43.