Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) adalah pembangkit listrik yang menggunakan panas bumi untuk menghasilkan tenaga listrik. Dalam penerapannya PLTP membutuhkah sumur dalam yang mencapai lapisan yang memiliki panas bumi. Selanjutnya energi panas tersebut akan menjadi gaya gerak bagi turbin.

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak gunung berapi. Oleh karena itu, panas bumi yang ada pada wilayah yang berdekatan dengan gunung berapi memiliki potensi untuk menghasilkan energi listrik. Sehingga sangat ideal untuk mendirikan pembangkit listrik tenaga panas bumi. 
AVvXsEhyRE0 y9dO7oWiv3XmbVFkRR4c6zm Q fpGAiDd70fNiPmUefNHk brLGnAexC7HlGdBfWAGwjK2fHsIiGEvJ8r sBjzkBC8v5acCoQAl43LLkozlaFMqqGDptVc Bg17ulPFR1JydIlpqXFQ3zT4M17 vC NmbcbFw0XU6EQ1ishY3 QVrCOkIQU=w640 h366

Apa itu PLTP?

Adapun pembangkit listrik tenaga panas bumi atau disingkat dengan PLTP adalah pembangkit listrik yang menggunakan energi panas bumi sebagai bahan utama dalam menghasilkan energi listrik. Suhu panas bumi yaitu sekitar antara 3000 F sampai 7000 F. Cara mendapatkannya adalah dengan sumur bor, sehingga menghasilkan penguapan air yang berguna dalam proses pembentuk energi listrik.
Indonesia sendiri telah membangun beberapa lokasi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang sudah berkembang dan menghasilkan banyak energi listrik. Hal ini terlampir dalam International Renewable Energy Agency tahun 2020, yang mana PLTP Indonesia berkontribusi besar terhadap energi listrik dunia dengan pemanfaatan energi panas bumi.

Bagaimana cara kerja PLTP?

AVvXsEg QjuRwHBTloGlI9MOntBPkO8KGdrQqR3H8R6cdI4Y5CsyFTAU64lv MDNqKmkKRRTQsnbLeeb8jrOPup jG9a3cn44NWEwmC2zDFI BfkyXI5SbNqt3pAHSBaUAh 5WKXEB9mdrqLuwUeCkY7lNZIlth zyfqx 9Tt1t656b9eJ9mTUvFkhOCtv5F=w640 h366

Proses cara kerja pembangkit listrik tenaga panas bumi menggunakan prinsip teknologi sama dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Hal ini berdasarkan panas bumi yang terkumpul dalam sumur bor akan memacu proses penguapan air yang akan menggerakan turbin untuk menjalankan fungsi generator sebagai teknologi konversi energi gerak menjadi energi listrik.
Terdapat beberapa model pembuatan pembangkit listrik tenaga panas bumi berdasarkan cara kerja. Jenis model ini memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sehingga dapat memperkirakan tingkat keuntungan dalam memilih jenis PLTP. Adapun beberapa jenis PLTP tersebut ialah sebagai berikut:
  • PLTP Uap Kering (Dry Steam) adalah PLTP paling sederhana dan sudah tua. Proses kerja PLTP uap kering menggunakan sistem uap panas bumi yang ada, langsung berhubungan dengan turbin untuk bergerak.
  • PLTP Fash Steam adalah PLTP yang menggunakan sistem memasukkan air panas bumi dengan tekanan tinggi ke dalam tabung bertekanan rendah. Kemudian dalam proses tersebut menghasilkan uap air panas yang berfungsi memutarkan turbin.
  • Pembangkit listrik tenaga panas bumi jenis Binery Cycle (siklus biner), dalam sistem ini menggunakan air panas bumi yang tidak terlalu panas. Kemudian mengalir dalam fluida sekunder dengan titik didih yang sangat jauh di bawah air panas bumi. Sehingga memunculkan penguapan air, jadi uap tersebut yang bertugas menggerakkan turbin.
Dari ketiga pembangkit listrik tenaga panas bumi tersebut dalam penggunaannya tergantung situasi dan dana yang tersedia. Selain itu pemilihan tempat membangun PLTP juga berperan dalam memilih jenis pembangkit listrik ini.

Berapa banyak PLTP yang sudah terinstall di Indonesia?

Pemerintah Indonesia sedang fokus dalam program membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi. Program tersebut bertujuan dalam mencapai target sumber energi alternatif sebesar 23% pada tahun 2025 mendatang. Beberapa PLTP yang sudah ada di Indonesia antara lain sebagai berikut:
  • PLTP Sarulla yang berada di Gunung Toba terdiri dari tiga unit PLTP. Masing-masing PLTP tersebut memiliki kapasitas energi listrik sebesar 110 megawatt (MW), jadi kapasitas total sebesar 330 MW. Lokasi PLTP tersebut berada pada Silangkitang 1 unit, serta 2 unit pada Namora-I-Langit.
  • Pada PLTP Sorik Marapi memiliki kapasitas energi listrik sebesar 240 MW. Adapun lokasinya berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara.
  • Terdapat 2 unit PLTP Kamojang, yaitu pada Kabupaten Bandung dan Sukabumi. Pembangkit listrik tenaga panas bumi ini memiliki kapasitas jumlah energi listrik sebesar 3 MW.
  • Provinsi Sumatera Barat memiliki PLTP Rantau Dedap dengan 1 unit pembangkit listrik tenaga panas bumi yang berkapasitas 90 MW.
  • Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 2 unit PLTP Sokoria dengan masing-masing kapasitasnya 5 MW, dengan total kapastitas yaitu sebesar 10 MW.
Jadi, itulah beberapa PLTP yang ada di Indonesia. Selain itu masih banyak pembangkit listrik tenaga panas bumi baik yang sudah beroperasi maupun sedang dalam proses pembangunan.

Berapa MW potensi PLTPb yang bisa Indonesia punya?

Indonesia terkenal juga dengan negara ring fire, yang mana dikelilingi oleh gunung berapi masih aktif. Dengan tersedianya panas bumi yang berlimpah, sehingga sangat berpotensi menghasilkan energi listrik. 
Berdasarkan perkiraan para ahli Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 23,8 Gigawatt (GW). Perkiraan ini berdasarkan dari titik lokasi sumber panas yang ideal dalam membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Apa Saja Keuntungan PLTP?

Keuntungan pembangkit listrik tenaga panas bumi sebagai sumber energi alternatif sangatlah banyak. Selain itu jumlah perolehan energi listrik juga sangat tinggi dari pada jenis pembangkit listrik sumber energi baru terbaru (EBT) lainnya. Adaun keuntungan PLTP ialah sebagai berikut:
  • Jumlah produksi energi listrik stabil setiap tahunnya.
  • Sumber bahan baku energi panas bumi yang sangat berlimpah.
  • Solusi dalam menjaga lingkungan.
  • Limbah yang diproduksi dalam jumlah kecil.
  • Biaya perawatan terhadap kinerja operasional yang rendah.
Dengan adanya keuntungan PLTP dalam memperoleh energi listrik yang telah tersebutkan. Sehingga membuat energi listrik dihasilkan tidak mengalami peningkatan pencemaran lingkungan. Selanjutnya adanya sumber energi panas bumi yang melimpah, sebaiknya Indonesia lebih fokus dalam mengembang dan membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Harga jual per kwh

Berdasarkan Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBTKE) Kementerian ESDM, mematok harga lebih dari $10 sen USD per kWh. Bahkan dapat menyentuh harga $12 sen – 13 sen USD per kWh. Harga energi listrik dari panas bumi cenderung lebih mahal dari pada sumber energi alternatif lain. 
Faktor biaya pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang sangat besar membuat tarif biaya yang juga besar. Namun harga tersebut sudah melalui pemangkasan sebesar 50% dari harga energi listrik sumber panas bumi pada tahun-tahun sebelumnya.

Inovasi terbaru di bidang PLTP

Salah satu inovasi yang dapat anak bangsa buat dalam bidang pembangkit listrik tenaga panas bumi ialah PLTP Kamojang di Bandung. Dengan kapasitas energi listrik sebesar 3 megawatt (MW), rancangan dan sistemnya semua berdasarkan hasil kerja dan penelitian dari beberapa para ahli dalam PLTPB.
Adapun hampir semua PLTP yang ada di Indonesia merupakan hasil adopsi sistem pembangkit listrik tenaga panas bumi asing. Maka faktor ini menjadikan salah satu penyebab biaya tagihan listrik dari energi panas bumi lebih tinggi dari harga listrik sumber energi alternati lainnya.
Secara umum dapat menyimpulkan bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Manfaat atau keuntungan sumber energi panas bumi sendiri sangat ramah lingkungan. Namun sayang harga tagihan listrik lebih mahal dari jenis pembangkit listrik energi baru terbarukan yang lain.

Originally posted 2022-01-03 09:18:00.