Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah salah satu sumber energi listrik alternatif yang mana dalam pengaplikasiannya menggunakan papan solar panel surya serta sinar matahari untuk diubah menjadi energi listrik. Adapun listrik yang terkumpulkan pada panel surya, dapat menghemat biaya pengeluaran listrik nasional serta mencukupi kebutuhan listrik pada wilayah terpencil.

Di Indonesia terdapat pembangkit listrik tenaga surya terbesar pertama di Bali, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Karangasem 1 MWp On-Grid, PLTS Bangli 1 MWp On-Grid dan 6 Unit PLTS 15 kWp Off-Grid.
AVvXsEh2bGx92huHxt3wHStiQQ M1AUMzSAgNccWPn5NwonilUDSXZnaV13hupBVeJPcWjpNmWuLAyxz96FeFeEq9BBk2pMFWzM2xOwzMHNNdDFMoXKbFsbNn5uUfV8RNnZnnQrw1MOQ74oTaNbRJ6LdHXoRtfVVAVRQLEMMbm3ECa1QNxUGsgExI2hmOuU8=w640 h366

Apa itu PLTS ?

PLTS adalah singkatan dari pembangkit listrik tenaga surya, yang mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik menggunakan komponen panel surya. Listrik yang dihasilkan tentu saja sangat berpengaruh dari intensitas sinar surya, jumlah papan panel surya, serta baterai sebagai penyimpan listrik.
Semakin tinggi intensitas cahaya matahari yang berlangsung, maka semakin cepat listrik terkumpulkan dalam baterai. Biasanya penggunaan PLTS pada masyarakat dilakukan dengan mengkombinasikan antara listrik PLN dan PLTS. Dengan begitu dapat menghemat energi listrik serta beban tagihan biaya yang harus dikeluarkan.

Bagaimana Cara Kerja PLTS ? 

AVvXsEjZwCkOgntqgSpIMIBczkQhZrQACbqmv20MKuDGR4MWAjCaJ1bYR6V OFnzNkDohMaic1OtS4TeZc5msHBDA2Sd0GXvz6JN vhv7RHatrrzsbpFkbi7wmNZ97c u9HrgRX5xl09ioJusGmDpJuKUrvE60px8u4LSjZaLkbPJqj12V 9x w1JPhZk7zq=w640 h366

Adapun cara kerja PLTS adalah sebagai berikut:

Pertama, panel surya menangkap sinar matahari yang mengandung foton. Proses yang terjadi pada papan solar cell akan memisahkan elektron tersebut secara bebas. Sehingga membentuk dua daerah yang mana atom kekurangan elektron (muatan positif), serta atom kelebihan elektron (muatan negatif).
Sehingga kedua muatan tersebut akan bergerak atau berpindah secara berlainan arah. Yang mana setiap pergerakan kedua muatan akan menghasilkan arus listrik. Selanjutnya listrik tersebut akan mengalir dalam baterai yang telah tersambung dengan panel surya. Jika baterai telah terisi maka anda dapat menggunakan listrik tersebut secara bijak dan sesuai tegangan arus listrik yang tersedia.

Berapa Banyak PLTS yang Sudah Terinstall di Indonesia ? 

Indonesia dengan memiliki sinar matahari sepanjang tahun, maka sangat berpotensi melengkapi kebutuhan energi listrik dalam negeri. Terutama pada wilayah Indonesia yang tidak memiliki akses listrik dengan baik, pembangkit listrik tenaga surya menjadi salah satu solusi yang bijak bagi pemerintah dalam menangani masalah tersebut.
Saat ini Indonesia sudah membangun beberapa PLTS yang tersebar dibeberapa wilayah. Seperti pada provinsi Papua, Sulawesi Utara, dan sebagian dari pulau Kalimantan. Selain itu juga terdapat beberapa jenis PLTS yang dapat anda nikmati seperti berikut ini:
  • PLTS Tersebar Solar Home System (SHS), ini hanya untuk masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari sumber listrik serta dengan masyarakat lain.
  • PLTS terpusat merupakan pembangkit listrik tenaga surya yang berfokus pada kebutuhan listrik kelompok desa atau kota.
  • PLTS Solar Home Grid, dapat anda gunakan sebagai pembangkit listrik secara mandiri. Pembangkit listrik tenaga surya ini dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, pusat kesehatan, gedung, serta mobil.
Energi listrik sudah menjadi kebutuhan bagi seluruh masyarakat baik dalam penggunaan alat elektronik, gadget, penerangan, serta kebutuhan industri. Namun masih terdapat beberapa daerah yang masih tidak memiliki sumber listrik yang memadai. 
Oleh karena itu, salah satu langkah pemerintah dalam mengatasi hal tersebut ialah mendirikan sumber listrik dari energi baru terbarukan (EBT) menggunakan tenaga surya. Saat ini terdapat beberapa PLTS yang sudah terinstall di Indonesia ialah sebagai berikut:
  • PLTS Likupang yang berada di Minahasa Utara, Sulawesi Utara memiliki sekitar 64.620 panel surya untuk menangkap sinar matahari. Adapun kapasitas energi listrik yang terpasang sebesar 21 Mega Watt Peak (MWp), dengan listrik yang tersalurkan pada masyarakat mencapai 15 MW.
  • PLTS Papua memiliki kapasitas 10 Kilo Watt Peak (KWP) sampai 150 KWP. Yang mana tersebar dalam wilayah zona Timika, Merauke, Sorong dan Jayapura.
  • PLTS NTT memiliki kapasitas sekitar 14 MW.
  • PLTS Kideco yang berada pada kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Yang mana terdapat 999 unit panel surya, sehingga menghasilkan 409 KWP.
  • Ekspansi PLTS pada beberapa wilayah pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Adapun kapasitas listriknya berdasarkan Request for Proposal (RFP) sebesar 150 MWp.
  • Selain itu masih terdapat banyak PLTS masih dalam tahap pembangunan seperti pada wilayah Kalimantan, NTT, dan wilayah Indonesia lain.
Saat ini, pembangunan PLTS semakin meningkat dikarenakan wilayah Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau. Sehingga, sulit mendapatkan akses sumber listrik dari perusahaan listrik negara (PLN) secara merata, khususnya pada wilayah Indonesia bagian Timur, Pulau Sulawesi, dan Pulau Kalimantan.

Berapa MW Potensi PLTS yang bisa Indonesia punya?

Didukung oleh lokasi Indonesia yang berada di khatulistiwa dan memiliki iklim tropis, maka negara Indonesia memiliki sinar matahari sepanjang tahun. Hal ini tentu menjadi hal positif dalam potensi pengembangan PLTS. Terdapat catatan dari para ahli, yang mana Indonesia berpotensi memiliki listrik tenaga surya mencapai sekitar 207.898 MW atau 4,80 kWh/m2/hari.
Pemerintah memiliki target pada tahun 2025 untuk memiliki kapasitas listrik menggunakan PLTS sebesar 6,5 Giga Watt (GW). Demi mencapai cita-cita tersebut, dalam beberapa tahun terakhir terdapat banyak pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya. Terutama pada wilayah Indonesia bagian timur yang sangat membutuhkan sumber listrik.

Apa Saja Keuntungan PLTS?

Secara umum terdapat banyak keuntungan PLTS baik dari masyarakat, investor, pemerintah, serta lingkungan. Keuntungan tersebut tergantung dari penggunaan jenis PLTS. Adapun manfaat atau keutungan dari penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) adalah sebagai berikut:
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam bidang PLTS;
  • Mampu menjangkau kebutuhan listrik yang jauh dari pusat sumber listrik;
  • Ramah dan ikut berpartisipasi menjaga lingkungan;
  • Mengurangi biaya listrik;
  • Penggunaan listrik yang dapat diatur sedemikian rupa;
  • Tersedia listrik dimana aja, seperti pada inovasi pemasangan PLTS di mobil.
Setelah mengetahui keuntungan PLTS apa saja, apakah anda berminat memilikinya secara mandiri dengan menggunakan produk PLTS mandiri? Walaupun biaya awal membangun PLTS mandiri sangat besar, namun dapat meringankan biaya listrik dalam rumah tangga maupun industri.

Harga jual per kWh

Pada saat ini listrik PLTS memiliki harga jual per kWh yang lebih rendah dari pada tahun sebelumnya. Berdasarkan peraturan harga energi baru terbarukan (EBT), maka harga listrik PLTS per kWh ialah sebesar $5 sen dollar USD atau setara dengan Rp 750 rupiah.
Dengan harga yang sudah cukup murah sehingga dapat membantu masyarakat dalam memperoleh listrik serta memajukan perekonomian. Pada sebagian industri UMKM yang menggunakan listrik dalam keseharian, diharapkan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Program PLTS Atap dari PLN 

Program PLTS Atap dari PLN merupakan salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya bagi masyarakat yang mana panel surya terpasang pada seluruh area atap gedung, rumah tinggal, maupun bangunan lainnya. Sehingga energi listrik yang dihasilkan akan melakukan proses impor dan ekspor dengan PLN. 
Berdasarkan langkah tersebut, maka dapat mengurangi polusi serta membantu pemerintah dalam mewujudkan listrik dari energi baru terbarukan mencapai 23% pada 2025. Program ini telah berlangsung pada sebagian wilayah Indonesia. 
Adapun sebagai contoh pada gedung Ditjen EBTEK memiliki kapasitas listrik PLTS atap dari PLN sebesar 20 kWp, yang mampu menerangkan cahaya lampu sampai 8 tingkat ke bawah. Serta beberapa gedung pemerintah lainnya. 

Inovasi terbaru di bidang PLTS

Terdapat beberapa ide atau inovasi terbaru di bidang PLTS yang dapat anda tiru dan terapkan, terutama inovasi yang menunjang kebutuhan sehari-hari. Beberapa inovasi kreatif dari anak bangsa dalam bidang PLTS ialah sebagai berikut:
  • Mahasiswa UNDIP mendapatkan ide serta inovasi pembuatan sel surya menggunakan Carbon Nanotube (Cnt) dengan bahan kimia Nitrogen (N) dan Titanium Dioksida (TiO2).
  • Inovasi mahasiswa ITS dalam memadukan PLTS dengan bidang otomotif, sehingga menghasilkan mobil dengan tenaga surya.
  • Ide kreatif mahasiswa ITB dalam pemanfaatan ketan hitam untuk semikonduktor pada panel sel surya.
  • Sekolah Tinggi Teknologi PLN Cengkareng mewujudkan terobosan baru dengan membuat ide gerobak dagang tenaga surya.
  • Pemanfaatan dua jenis energi baru terbarukan seperti PLTS dan pembangkit listrik tenaga air menjadi sorotan. Dengan adanya perpaduan antara PLTS dan PLTA diyakini memiliki listrik yang cukup banyak serta pemanfaatan lahan yang baik.
Dengan adanya perhatian khusus dari pemerintah dalam mengembangkan pembangkit tenaga listrik surya (PLTS). Sehingga membuat para masyarakat Indonesia yang tinggal jauh dari sumber energi listrik dapat merasakan betapa nikmatnya sarana energi listrik. 
Selain itu, inovasi atau ide kreatif dari anak bangsa juga sebaiknya mendapatkan perhatian lebih oleh pemerintah. Supaya penelitian atau ide kreatif tersebut tidak menghilang. Adapun manfaat pengembangan tersebut menjadikan PLTS lebih maju di Indonesia serta terdapat dampak langsung pada masyarakat.

Originally posted 2022-01-03 08:06:00.