Salah Satu Kekurangan Penggunaan Listrik Tenaga Surya adalah?

Panel surya merupakan komponen wajib yang harus dimiliki ketika ingin mengolah energi surya menjadi energi listrik. Namun, salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah alasan yang cukup kuat sampai membuat banyak orang kepikiran dan cenderung enggan untuk mencobanya.

Padahal, Indonesia merupakan negara kepulauan yang mana secara geografis dan kondisi iklimnya sangat potensial dalam mengembangkan listrik tenaga surya atau panel surya.

Salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah alasan penting yang harus diklarifikasi agar menghindari terjadinya kesalahpahaman. Oleh karenanya, perlu diketahui pula bahwa teknologi ini punya banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Baca juga: 10 Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia

Manfaat Penggunaan Listrik Tenaga Surya

Saat bicara tentang manfaat, maka kita juga akan berbicara tentang keuntungan atau kelebihan dari teknologi panel surya dalam kehidupan manusia. Jika salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah pemicu keraguan masyarakat untuk beralih pada teknologi ramah lingkungan. Maka tidak ada salahnya untuk mengetahui deretan manfaatnya terlebih dahulu.

  1. Mendukung Program Ramah Lingkungan

Sebagai salah satu produk teknologi ramah lingkungan, tentunya sudah bukan hal baru jika dalam penggunaannya tidaklah merusak ekosistem lingkungan.

Menggunakan panel surya sebagai penghasil listrik adalah solusi terbaik dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Oleh karena itu, tidak ada salahnya menggunakan panel surya, mengingat manfaat lingkungan yang didapatkan juga sangat besar.

Jika kebanyakan masyarakat mengeluh tentang polusi udara, emisi karbon, dan pemanasan global yang membuat bumi semakin panas, maka sekaranglah saatnya untuk melirik panel surya sebagai energi alternatif.

Baca juga: Jenis Jenis Energi Yang Dapat Dijadikan Sebagai Energi Alternatif Adalah Yang Ramah Lingkungan

  1. Cocok Diterapkan di Indonesia

Indonesia mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun sehingga sangat berpotensi besar untuk menerapkan sistem panel surya sebagai alternatif atau bahkan pengganti listrik konvensional yang masih menggunakan metode pembakaran batu bara.

Bukan hanya cocok untuk diterapkan di Indonesia, lokasi negara yang strategis ini juga membuat penggunaan panel surya bisa menjangkau daerah terpencil seperti kawasan Indonesia Timur.

Contohnya adalah Nusa Tenggara Timur atau NTT yang kini memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai sumber kelistrikan dan sukses menerangi daerah yang sebelumnya sempat kesulitan dalam mengakses listrik.

  1. Punya Cadangan Listrik Mandiri

Dengan memanfaatkan sinar matahari yang didapatkan secara gratis ini, masyarakat di Indonesia bisa mempunyai cadangan listrik secara mandiri.

Mengapa demikian? Panel surya sendiri sudah memiliki kemampuan dalam menyerap tenaga surya dan menyimpan energinya dengan bantuan baterai canggih.

Fungsinya akan sama saja seperti genset yang biasa kita gunakan sebagai pengganti listrik PLN saat sedang alami pemadaman.

Bedanya panel surya dengan listrik konvensional terletak pada aspek ramah lingkungan, di mana proses penerapan dan penggunaan panel surya tidak menghasilkan emisi karbon maupun polusi udara.

  1. Menghemat Tagihan Listrik

Jika tidak ingin beralih seratus persen menggunakan panel surya, maka cukup jadikan teknologi ramah lingkungan tersebut sebagai sumber listrik pendukung.

Dengan kata lain, kita tidak secara penuh bergantung pada listrk yang disediakan oleh PLN agar menghemat tagihan tiap bulannya.

  1. Tahan Lama dan Mudah Perawatannya

Menurut beberapa ahli dan pengalaman orang lain, perawatan panel surya tidaklah sulit. Terlebih lagi usia panel surya cukup panjang sehingga bisa digunakan jangka panjang.

Panel surya yang dikenal awet dan tahan lama ini menjadi suatu kelebihan penting, sehingga penggunanya tidak perlu sering-sering melakukan perbaikan yang menghabiskan pengeluaran hingga jutaan.

Pastikan juga pada saat pemasangan awal sudah menggunakan jenis panel surya dengan merk ternama dan sudah teruji oleh banyak testimoni atau ulasan positif dari pengguna lainnya.

Baca juga: Jelaskan Kelebihan Dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Yang Dikatakan Sebagai Solusi Energi Alternatif

Salah Satu Kekurangan Penggunaan Listrik Tenaga Surya Adalah

Salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah dari segi biaya ketika awal pemasangan. Kebanyakan masyarakat mungkin akan mengeluhkan hal yang sama ketika hendak menggunakan panel surya untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan, biaya awal untuk pemasangan panel surya di Indonesia adalah sekitar 35 juta dengan jumlah listrik sebesar 3.145 kWh setiap tahunnya yang setara dengan 262 kWh/bulan.

Meskipun demikian, jika membandingkannya dengan pengeluaran tagihan listrik kovensional dari penyedia listrik PLN setiap bulannya dapat diketahui bahwa setidaknya penggunaan panel surya ini dapat menghemat biaya hingga kurang lebih Rp400.000/bulan atau setara dengan Rp4,47 juta/tahun.

Dengan kata lain, biaya pemasangan panel surya memang cenderung terlihat fantastis, namun faktanya tidaklah demikian jika dihitung secara keseluruhan dalam penggunaan jangka panjang.

Setelah mengetahui bahwa salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah dari sisi ekonomi, maka yang perlu dilakukan ialah memastikan adanya budget untuk pemasangan awal dan menggunakan komponen penghasil listrik tenaga surya yang pas di kantong masing-masing.

Sekian penjelasan mengenai salah satu kekurangan penggunaan listrik tenaga surya adalah dari sisi ekonomi atau biaya panel surya di awal pemasangan yang seringkali membuat masyarakat maju mundur untuk memutuskan apakah akan menggunakan listrik tenaga surya atau tidak.

Originally posted 2023-04-23 00:27:32.