Sifat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Adalah?

Energi surya merupakan salah satu jenis energi terbarukan yang tidak terbatas dan banyak dimanfaatkan terutama dalam keperluan listrik. Maka daripada itu, sifat pembangkit listrik tenaga surya adalah berkaitan dengan asal muasal energi tersebut.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS adalah teknologi penghasil listrik yang memanfaatkan sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik dengan bantuan komponen pendukungnya.

Komponen sekaligus Cara Kerja PLTS

Sifat pembangkit listrik tenaga surya adalah segala sesuatu yang tidak dapat terpisahkan dari cara kerja pembangkit itu sendiri.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara kerja pembangkit listrik tenaga surya sebagai berikut:

  1. Solar Panel

Panel surya terdiri dari sel surya fotovoltaik yang menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik.

Sel surya terbuat dari bahan semikonduktor, seperti silikon, yang menghasilkan arus listrik ketika terkena cahaya matahari.

  1. Inverter

Inverter bertanggung jawab untuk mengubah arus searah (DC) yang dihasilkan oleh panel surya menjadi arus bolak-balik (AC) yang dapat digunakan untuk mengoperasikan peralatan listrik.

Inverter juga mengatur dan mengontrol aliran energi listrik dari panel surya ke jaringan listrik rumah atau sistem baterai.

  1. Baterai

Baterai dapat digunakan sebagai komponen tambahan dalam PLTS untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya.

Baterai memungkinkan penyimpanan energi berlebih yang dapat digunakan saat sinar matahari tidak tersedia, seperti pada malam hari atau saat cuaca buruk. Dengan adanya baterai, energi surya dapat disimpan dan digunakan secara mandiri.

  1. Meteran Listrik

Meteran listrik digunakan untuk mengukur jumlah energi listrik yang dihasilkan oleh PLTS. Meteran ini memantau dan mencatat aliran energi listrik yang masuk dan keluar dari sistem PLTS. Informasi ini digunakan untuk menghitung penggunaan energi dan kinerja PLTS.

Cara kerja PLTS dimulai dengan panel surya menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik DC.

Arus listrik DC kemudian melewati inverter, yang mengubahnya menjadi arus listrik AC yang dapat digunakan oleh peralatan listrik di rumah atau dipasok ke jaringan listrik umum.

Jika menggunakan baterai, energi yang tidak langsung digunakan akan disimpan di baterai untuk digunakan saat diperlukan.

Dengan menggunakan komponen-komponen tersebut, PLTS dapat menghasilkan energi listrik yang bersih, hemat biaya, dan ramah lingkungan.

Energi matahari yang tak terbatas dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik sehari-hari, mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil, serta memberikan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca juga: 10 Cara Menghemat Energi Listrik di Rumah, Dijamin Mudah dan Murah!

Sifat Pembangkit Listrik Tenaga Surya Adalah

Pada dasarnya, pembangkit listrik tenaga surya adalah teknologi ramah lingkungan yang memanfaatkan energi bersih dan terbarukan.

Sehingga, sifat pembangkit listrik tenaga surya adalah sebagai berikut:

  1. Sumber Energi Terbarukan

Energi matahari yang digunakan dalam pembangkit listrik tenaga surya adalah sumber energi terbarukan yang tidak akan habis.

Matahari terus memancarkan energi ke Bumi secara terus-menerus, sehingga pembangkit listrik tenaga surya dapat memanfaatkan sumber daya ini untuk menghasilkan listrik.

  1. Bersih dan Ramah Lingkungan

Pembangkit listrik tenaga surya tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi udara selama proses penghasilan listrik.

Sifat pembangkit listrik tenaga surya pada dasarnya adalah energi surya yang dikonversi menjadi listrik, sehingga menjadikannya sebagai sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan, membantu mengurangi dampak negatif terhadap perubahan iklim dan kualitas udara.

  1. Dapat Diandalkan di Tempat Terpencil

Pembangkit listrik tenaga surya dapat diinstal di daerah yang terpencil atau terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Penggunaan panel surya memungkinkan masyarakat di daerah tersebut untuk memperoleh akses ke listrik yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

  1. Modular dan Scalable

Pembangkit listrik tenaga surya dapat dirancang dalam skala yang berbeda, mulai dari instalasi rumahan hingga proyek skala besar.

Sifat modular dan scalable ini memungkinkan penyesuaian dengan kebutuhan dan permintaan energi yang berbeda, baik itu untuk keperluan individu, bisnis, atau pemerintah.

  1. Dapat Diperbaiki dan Dikelola Secara Lokal

Teknologi panel surya pada pembangkit listrik tenaga surya relatif sederhana dan dapat diperbaiki secara lokal.

Hal ini memungkinkan pemilik sistem untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan sendiri dengan biaya yang lebih rendah dan mengurangi ketergantungan pada teknisi atau perusahaan luar.

Dengan kata lain, sifat pembangkit listrik tenaga surya adalah mudah dikelola dan dapat mendorong keterlibatan masyarakat lokal secara langsung dalam proses penyediaan listrik.

  1. Mengurangi Ketergantungan pada Sumber Energi Fosil

Dengan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya, kita dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil seperti batu bara atau minyak bumi.

Memutus ketergantungan ini membantu kita dalam mengurangi impor energi dan meningkatkan keberlanjutan energi dalam jangka panjang yang berkelanjutan atau ramah lingkungan.

Baca juga: Perubahan Energi yg Terjadi Pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin adalah

Kesimpulannya, sifat pembangkit listrik tenaga surya adalah berkaitan dengan manfaat lingkungan, di mana pembangkit ini memiliki sifat seperti energi bersih, terbarukan, hingga pada pemutusan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Originally posted 2023-07-04 06:27:24.